Musik, Memperparah atau Meredakan Galau

by generusjaktim2

Banyak orang mencoba menenangkan perasaan hatinya dengan mendengarkan musik. Yaitu ketika hati dilanda sedih, stress, galau atau bahkan depresi. Namun, menurut sebuah studi mendengarkan musik dalam keadaan itu hanya akan memperparah kesedihan dan tingkat depresi.

Para peneliti dari Lawson Health Research Institute, Ontario melihat adanya perubahan dalam otak ketika merespons sebuah musik. Dalam studi tersebut, para responden diminta memilih lagu favoritnya, baik itu lagu gembira (tempo cepat) maupun lagu sedih (tempo lambat).

Dengan menggunakan functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI), dilakukan scanning pada bagian otak partisipan yang sedang mendengarkan musik selama kurang lebih 3 hingga 5 menit.

Partisipan yang diikutsertakan dalam studi ini terdiri dari mereka yang sedang dalam keadaan depresi dan juga mereka yang dalam keadaan normal (tidak depresi).

Hasil dari studi yang terdapat dalam Journal Neuro Report menunjukkan bahwa partisipan yang depresi memiliki aktivitas otak yang lebih banyak ketika mendengarkan musik gembira daripada mereka yang mendengarkan musik sedih.

Musik sedih dan bertempo lambat hanya akan menambah keadaan sedih dan depresi seseorang. Meskipun lagu sedih dianggap cocok menemani seseorang yang sedang stres atau depresi karena temponya yang lambat, menyentuh, dan sesuai dengan keadaan mereka. Padahal para peneliti menyatakan bahwa hal itu hanya akan memperburuk situasi dan menyebabkan penurunan aktivitas otak mereka.

Pada realitanya meredakan stress, galau, dan depresi yaitu dengan menyempurnakan ibadahnya kepada Alloh. Selain itu, Islam pun mempunyai beberapa tips dalam menenangkan hati, yaitu dengan mengambil air wudhu dan membaca Al-quran ataupun berdzikir dengan mengingat Alloh. Dengan begitu insyaAlloh menenangkan hati dan pikiran.

Alloh ta’ala berfirman,

الذِّيْنَ آمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan dzikir kepada Alloh. Ingatlah bahwa hanya dengan dzikrullah hati menjadi tenang.” (Ar-Rad: 28)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُواْ وَاذْكُرُواْ اللّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلَحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Alloh sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (Al-Anfal: 45)Photobucket

*dikutip dari kaskus dengan sedikit perubahan

Foto ini cuma iseng2 aja ya…!!!

Contoh "Galau Berat"?! Kasian ya, smpi sebegitunya,hee

Tags:

2 Comments to “Musik, Memperparah atau Meredakan Galau”

  1. Semoga Gernerasi Penerus Bangsa Ini Semangkit Bangkit Semangat dan Keimananya ya..? Amiiiiin..!! Insya Allah..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: