Dalil Bersyukur dan niat karena Alloh

1. Wa-idz Ta-adzdzana Robbukum La-in Syakartum La-aziidannakum Wala-in Kafartum Inna ‘Adzaabii Lasyadiid(un)

Yang artinya: “Dan (ingatlah juga), ketika Tuhanmu mengumumkan; “Niscaya jika kamu sekalian bersyukur, pasti Kami (Alloh) akan menambah (nikmat) kepada kamu sekalian, dan jika kamu sekalian kufur/mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya adzab-Ku sangat berat”. (QS. Ibrohim, ayat: 7).

2. Walaa Yardhoo Li-‘ibaadihil Kufro Wa-in Tasykuruu Yardhohu Lakum

Yang artinya: “Dan (Alloh) tidak ridho kepada hamba-Nya yang kufur dan jika kamu sekalian bersyukur, niscaya Dia ridho pada kesyukuran kamu sekalian itu”. (QS. Az-Zumar, ayat: 7)

3. Waman Lam Yasykurin Naasa Lam Yasykurillaah(a)

Yang artinya: “Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Alloh”. (HR. Ahmad).

Dalil Niat Karena Alloh:

1. Yarjuuna Rohmatahuu Wayakhoofuuna ‘Adzaabah(uu)

Yang artinya: “Mereka mengharapkan rohmat-Nya dan takut pada adzab/siksa-Nya’. (QS. Al-Isro’, ayat: 57).

2. Wamaa Li-ahadin ‘Indahuu Min Ni’matin Tujzaa Illabtighoo-a Wajhi Robbihil A’laa

Yang artinya: “Dan tidak ada bagi seorangpun yang telah memberikan nikmat akan di balas di sisinya kecuali dia memberikannya itu semata-mata karena mencari keridhoan Tuhannya yang Maha tinggi”. (QS. Al-Lail, No Surat: 92, Ayat 19-20)

11 Comments to “Dalil Bersyukur dan niat karena Alloh”

  1. assalamualaikum.

    komunitas ini di dawah naungan LDII kah?
    jaza kummullohu khoiro!

  2. meh nanya,apa kalo LDII itu gak ijma’ dan Qitas trimakasih

  3. maksud saya apa LDII itu gak pake ijma’ dan Qiyas dan bermazdhabkah,,,,?

  4. semoga sukses dah web nya ??

  5. alkhamdulilah jaza kumullohu khoiro ataz postnya,, sangat brmanfaat! Kunjungi juga ya http://mazinubersahabat.blogspot.com/ salam blogwalking,, JM Kediri Selatan 1

  6. salam buat jama’ah jaktim dari B.lampung..

  7. @imam romdhoni,…yang dipake di LDII itu hanya alquran dan al hadist….dikaji keduanya seperti guru dan murid,,,sebagaimana Rosul mengajarkan ilmu kepada sahabat dan umatnya…..

  8. 3 (tiga) cara atau macam bersyukur kepada Allah:

    ”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Alnahl [16]: 18).

    Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya. Seusai shalat, Nabi berdoa kepada Allah hingga shalat Subuh.

    Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.

    Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah.

    Pertama, bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.

    Kedua, bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka baginya 30 kebaikan.”

    Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Aldhuha [93]: 11).

  9. terimakasih atas ilmunya!! mudah-mudahan barokah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: